<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Assalamu'alaikum</title>
	<atom:link href="http://nia06.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nia06.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Nov 2008 06:18:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nia06.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Assalamu'alaikum</title>
		<link>http://nia06.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nia06.wordpress.com/osd.xml" title="Assalamu&#039;alaikum" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nia06.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Maknai Sebuah Gerakan dengan Berjuta Gerakan</title>
		<link>http://nia06.wordpress.com/2008/11/14/semangat/</link>
		<comments>http://nia06.wordpress.com/2008/11/14/semangat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 04:38:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nia06</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nia06.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrokhmanirrohim merdeka Saudara-saudara, rakyat jelata di seluruh indonesia, terutama saudara-saudara penduduk kota surabaya Kita semuanya telah mengetahui, bahwa hari ini tentara inggris telah menyebarken pamflet-pamflet yang memberiken suatu ancaman pada kita semua. kita diwajibkan untuk dalam waktu yang mereka tentukan menyerahkan senjata-senjata yang telah kita rebut dari tangannya tentara jepang. mereka telah minta supaya kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nia06.wordpress.com&amp;blog=5435254&amp;post=8&amp;subd=nia06&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span lang="SV"><br />
</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em>Bismillahirrokhmanirrohim</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em>merdeka</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em>Saudara-saudara, rakyat jelata di seluruh indonesia, terutama saudara-saudara penduduk kota surabaya</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em>Kita semuanya telah mengetahui, bahwa hari ini tentara inggris telah menyebarken pamflet-pamflet yang memberiken suatu ancaman pada kita semua.<span> </span>kita diwajibkan untuk dalam waktu yang mereka tentukan menyerahkan senjata-senjata yang telah kita rebut dari tangannya tentara jepang. mereka telah minta supaya kita datang pada mereka itu dengan mengangkat tangan. mereka telah minta supaya kita semua datang pada mereka itu dengan membawa bendera putih tanda bahwa kita menyerah kepada mereka. Saudara-saudara di dalam pertempuran-pertempuran yang lampau, kita sekalian telah menunjukkan bahwa rakyat Indonesia di Surabaya, Pemuda-pemuda yang berasala dari maluku, Pemuda-pemuda yang berasala dari Sulawesi, Pemuda-pemuda yang berasal dari pulau Bali, Pemuda-pemuda yang berasala dari Kalimantan, Pemuda-pemuda dari seluruh Sumatra, pemuda Aceh, pemuda tapanuli, dan seluruh pemuda yang ada di Surabaya ini di dalam pasukan-pasukan mereka masing dengan pasukan-pasukan rakyat yang dibentuk di kampung-kampung telah menunjukkan suatu pertahanan yang tidak <span> </span>bisa dijebol telah menunjukkan suatu kekuatan sehingga mereka itu terjepit dimana-mana.<span> </span>Hanya karena taktik yang licik dari pada mereka itu. Saudara-saudara dengan mendatangkan presiden dan pemimpin-pemimpin lainnya ke surabaa ini maka kita tunduk untuk menghentikan pertempuran, tetapi pada masa itu mereka telah memperkuat diri dan setelah kuat sekarang inilah keadaaanya. </em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em>Saudara-saudara. kita semuanya, kita bangsa Indonesia yang ada di Surabaya ini <span> </span>akan menerima tantangan tentara inggris itu dan kalau pimpinan tentara inggris yang ada di Surabaya ingin mendengarkan jawaban rakyat indoinesia ingin mendengarkan jawaban seluruh pemuda Indonesia yang ada di Surabaya ini . dengarkanlah ini tentara inggris. Ini jawaban kita, ini jawaban rakyat <span> </span>Surabaya, ini jawaban pemuda Indonesia kepada engkau selakian. Hey tentara inggris kau menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera putih untuk takluk kepada mu, kau menyuruh kita mengangkat tangan datang kepada mu, kau menyuruh kita membawa senjata-senjata yang telah kita rampas dari tentara jepang untuk diserahkan kepada mu, tuntutan itu walaupun kita tahu bahwa kau sekalian akan mengancam kita untuk <span> </span>menggempur kita dengan seluruh kekuatan yang ada tetapi inilah jawaban kita. Selama banteng-banteng indonesia masih mempunyai <span> </span>darah merah yang dapat mewarnai secarik kain putih, merah dan putihn, maka selama itu tidak akan kita menyerah pada siapapun juga.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Diatas adalah cuplikan pidato bung tomo saat akan memulai perang tanggal 10 Nopember 1945 melawan NICA dan <em>allied forces</em> (Inggris) yang mencoba merampas kembali kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia. Meskipun sudah berumur 63 tahun, namun ketika kalimat-kalimat tersebut diperdengarkan, rasanya adrenalin ini kembali meningkat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Hal yang diimpikan bung tomo saat itu adalah hanya ingin agar bumi pertiwi ini terbebas dari <span lang="ES-EC">imperialisme dan kolonialisme, agar anak cucu di masa depan dapat menghirup kebebasan yang sejati, tanpa kekangan, tanpa penindasan. Kerasnya usaha para pendahulu kita untuk menegakkan bendera merah putih di tanah Indonesia terbayar sudah dengan genangan darah di Surabaya, dengan lautan api di Bandung, dengan jutaan nyawa, tak lagi pululan. Perjuangan yang dihiasi oleh darah dan air mata. Semangatnya masih dapat kita rasakan melalui suaranya saat beliau berpidato. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span lang="ES-EC">Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya. Kita sadar maksud dari kalimat tersebut bukanlah kita datang kemakam para pahlawan setiap harinya dan memberi penghormatan, tak pula kita harus berjuang dengan darah dan air mata seperti saat zaman para pahlawan tersebut berjuang. Namun perjuang saat ini adalah mengisi kemerdekaan yang telah diraih (meski banyak yang berkata belum merdeka) dengan cara memajukan, dan mengangkat derajat bangsa, melawan ketidak adilan yang terjadi, menciptakan lingkungan yang penuh dengan sikap kasih sayang terhadap sesama manusia, yang kuat peduli dan membantu yang lemah, bukan malah yang kuat terus-terusan menindas yang lemah (aji mumpung). </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Saat ini, siapa yang layak menjadi musuh bangsa ini? Musuh besar bangsa ini tak lain dan tak bukan adalah korupsi, kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan, dan ketidak adilan. Itulah sejumlah masalah utama yang dihadapi negeri ini sekarang. PR (pekerjaan rumah) kita masih banyak. Tugas lanjutan para pahlawan belum terselesaikan.</p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Korupsi, tak lain halnya bagaikan penyakit kanker yang dapat menyebar setiap saat ke seluruh tubuh. Ya, korupsi mengundang orang lain untuk ikut melakukan. Dengan korupsi, Imbalan yang tinggi dengan kerja yang tak seberapa berat, kelihatannya masih menjadi idaman setiap orang yang duduk di bangku-bangku pemerintahan. Hampir di semua<span> </span>jajaran yudikatif, legislatif, maupun eksekutif, sudah terjangkit penyakit korupsi kronis (obatnya iman&amp;taqwa, Rhoma. red). Namun tak lama hal itu akan menyebar ke bawahan yang paling bawah. Pak RT dan Pak RW. Tangan kanan pemerintah yang paling bawah ini tak menutup kemungkinan untuk dapat berkorupsi(eits..itu sebuah kemungkinan, dilarang su’udhon. red).</p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Jumlah orang yang miskin di negeri ini pun sepertinya tak kunjung berkurang dari tahun ke tahun, padahal pembangunan selalu dilakukan. Apakah pembangunan yang telah dilakukan tidak tepat guna dan sasaran. Baru-baru inipun pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk memberikan BLT kepada kaum miskin agar dapat meringankan beban mereka dalam hidup yang serba mahal ini. <span lang="ES-EC">Sabda Sayyidina Ali bin Abi Tholib karromallohu wajhah dalam hal ini patut kita renungkan: “<em>sesungguhnya Alloh menentukan makanan pokok para fakir miskin itu dalam harta orang-orang kaya. Tidaklah para fakir itu lapar kecuali karena kekikiran orang-orang kaya</em>”.<span> </span>Penderitaan dan kemiskinan sebagaian fakir miskin pemilik sah negeri ini memang dapat diakibatkan oleh keserakahan manusia yang tak peduli sesamanya. Seharusnya mereka dapat merasakan nikmat kemerdekaan ini yang bukan hanya milik orang-orang yang berada saja. Namun apa hanya karena ulah para pemegang modal saja yang membuat mereka miskin secara struktural ?. Mungkin<span> </span>UUD 1945 kini telah hanya<span> </span>menjadi pajangan di dinding kelas-kelas dalam sekolah, tak lagi diamalkan nilai-nilai luhurnya. Teringat jelas dalam salah satu pasal Undang-Undang tersebut menyebutkan bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Jira memang terasa sangat sulit untuk mewojudkan impian para pahlawan agar kesejahteraan social terwujud, barangkali ada onderdil moral dalam diri sebagian dari kitayang perlu diperbaiki. Mereka adalah orang-orang rakus yang ingin kenyang sendiri, yang hanya ingin kaya sendiri dengan menguasai tanah air dan aset bangsa ini sampai banyak orang yang terluntah-luntah karena tak kebagian.</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Catatan merah yang diterma rakyat Indonesia masih belum berahir. Tragedy-tragedi ketidakmanusiaan banyak terjadi di negeri ini. Pertikaian sedarah <span lang="SV">antar etnik di Sampit, Konflik agama di Poso. Pengeboman Bali yang menelan ratusan nyawa, seakan menambah kesedihan para pahlawan yang dahulunya telah memperjuangkan negeri ini dengan susah payah. Seakan-akan semua jerih payah mereka tak berharga sehingga dapat dengan mudah disingkirkan dan diisi dengan kematian sedarah.</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Belum lagi dengan dikeluarkannya Undang-Undang Pornografi yang seakan-akan bangsa ini telah memiliki ahlak yang sangat amoral, yang tak lagi dapat dibendung selain dengan hukuman. Nilai-nilai luhur tak lagi menjadi panutan hidup dan terlupakan. Hal yang sangat ironis, bangsa yang dahulu populer dengan<span> </span>julukan santun, moralis, agamis, dan julukan-julukan adi luhung lain kini tak lagi disandangnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span lang="ES-EC">Dialog dengan sejarah</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="ES-EC"><span> </span>Kalau bangsa Indonesia masa kini mengadakan dialog dengan sejarah Indonesia masa lalu, antara lain dengan peristiwa sumpah pemuda, Bandung lautan api, Hari Pahlawan, akan banyak pengalaman para pahlawan yang dapat dipetik semangatnya, dalam rangka membuat peta sejarah masa kini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="ES-EC"><span> </span>Refleksi sejarah yang sehat<span> </span>bukan hanya sekedar membaca kaleidoskop yang berupa urutan-urutan peristiwa. Dibutuhkan daya nalar untuk menukik mencari ruh, ada apa di balik peristiwa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="ES-EC"><span> </span>Ujar sastrawan Zawawi Imron:“Betapa agungnya tokoh sejarah, Namur sejarahnya tetap akan menjadi “sejarah”. Sejarah sebagai peristiwa, harus dijauhkan dari pemitosan yang membuat dialog menjadi gagap dan tak akrab”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span lang="ES-EC">Apa yang dilakukan oleh para pahlawan itu bukan sekedar untuk dikagumi. Lebih dari itu untuk dipelajari, dikaji dengan daya ilmiah, lalu diusahakan kemungkinannya untuk diterapkan dan bisa ditampilkan dalam bentuk yang sesuai dengan kebutuhan masa kini dan mendatang.</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Harus apa kita saat ini? Tak usah bermuluk-muluk untuk bermimpi menjadi super hero atau negarawan besar yang dikenang selalu namanya sepanjang masa. Namun cukup lakukan saja hal baik apa yang engkau bisa, saat ini juga. Lakukan perbaikan di sekitarmu, tebarkan perdamaian. Minimal wujudkan Pancasila sila kelima (lupakah?). kemanusiaan yang adil dan beradap. Dalam setiap agama tak hanya Islam pasti mengajarkan untuk saling mengasihi dan bersikap terpuji (<em>akhlak mahmudah</em>) kepada sesama manusia, dan lingkungan.</p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span lang="SV">Sedikit makna heroisme diatas masih harus terus-menerus dibangun. Kita tidak ingin jasa para pahlawan dan nilai-nilai luhurnya hanya ada dalam ingatan, dan terlupakan dalam tindakan <span> </span>bukan?.</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em><span lang="SV"> </span></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nia06.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nia06.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nia06.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nia06.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nia06.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nia06.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nia06.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nia06.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nia06.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nia06.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nia06.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nia06.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nia06.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nia06.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nia06.wordpress.com&amp;blog=5435254&amp;post=8&amp;subd=nia06&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nia06.wordpress.com/2008/11/14/semangat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/54ffde102884e323102a9e0caeb95a29?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nia06</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>dunia pendidikan, dunia mahal</title>
		<link>http://nia06.wordpress.com/2008/11/07/dunia-pendidikan-dunia-mahal/</link>
		<comments>http://nia06.wordpress.com/2008/11/07/dunia-pendidikan-dunia-mahal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 05:08:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nia06</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[nasionalisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nia06.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[dunia kini&#8230;&#8230;tes<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nia06.wordpress.com&amp;blog=5435254&amp;post=7&amp;subd=nia06&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>dunia kini&#8230;&#8230;tes</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nia06.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nia06.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nia06.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nia06.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nia06.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nia06.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nia06.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nia06.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nia06.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nia06.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nia06.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nia06.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nia06.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nia06.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nia06.wordpress.com&amp;blog=5435254&amp;post=7&amp;subd=nia06&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nia06.wordpress.com/2008/11/07/dunia-pendidikan-dunia-mahal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/54ffde102884e323102a9e0caeb95a29?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nia06</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://nia06.wordpress.com/2008/11/07/hello-world/</link>
		<comments>http://nia06.wordpress.com/2008/11/07/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 04:22:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nia06</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nia06.wordpress.com&amp;blog=5435254&amp;post=1&amp;subd=nia06&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nia06.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nia06.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nia06.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nia06.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nia06.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nia06.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nia06.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nia06.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nia06.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nia06.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nia06.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nia06.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nia06.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nia06.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nia06.wordpress.com&amp;blog=5435254&amp;post=1&amp;subd=nia06&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nia06.wordpress.com/2008/11/07/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/54ffde102884e323102a9e0caeb95a29?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nia06</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
